Mengoptimalkan Metodologi Hibrida dalam Implementasi Secure Software Development Life Cycle (Secure SDLC)
Keywords:
hibrida, secure, SDLCAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan metodologi hibrida dalam implementasi Secure Software Development Life Cycle (Secure SDLC). Dengan meningkatnya ancaman keamanan siber, penting bagi pengembang perangkat lunak untuk mengintegrasikan praktik keamanan ke dalam setiap tahap pengembangan. Metodologi hibrida, yang menggabungkan pendekatan Agile dan Waterfall, dipilih untuk memberikan fleksibilitas dan struktur dalam pengembangan perangkat lunak yang aman. Dalam penelitian ini, kami mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi tim pengembang dalam menerapkan Secure SDLC dan menganalisis bagaimana metodologi hibrida dapat mengatasi tantangan tersebut. Melalui studi kasus dan analisis komparatif, kami mengevaluasi efektivitas pendekatan ini dalam meningkatkan kesadaran keamanan, kolaborasi antar tim, dan kualitas perangkat lunak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metodologi hibrida secara signifikan meningkatkan integrasi praktik keamanan, mengurangi kerentanan, dan mempercepat waktu respons terhadap ancaman. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi organisasi untuk mengadopsi metodologi hibrida dalam Secure SDLC, serta menyoroti pentingnya pelatihan dan kesadaran keamanan di kalangan tim pengembang. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan praktik terbaik dalam pembuatan perangkat lunak yang aman dan responsif terhadap tantangan keamanan modern.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Infosecure

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








