PERANCANGAN KONSEP KOMUNIKASI DATA ANTAR APLIKASI SMART CITY DENGAN BANTUAN ARSITEKTUR MICROSERVICES, CONTAINERIZATION, API GATEWAY DAN CI/CD
Keywords:
smart city, microservices, API Gateway, arsitektur modularAbstract
Perkembangan smart city di Indonesia mendorong integrasi berbagai layanan digital pemerintah, namun menghadapi tantangan besar dalam hal komunikasi data antar sistem yang belum terstandarisasi. Ketidakterpaduan ini sering kali menyebabkan duplikasi data, keterlambatan layanan, dan inefisiensi operasional. Penelitian ini menyusun dan menguji model integrasi layanan untuk smart city dengan memanfaatkan arsitektur microservices dan pemanfaatan API Gateway sebagai solusi atas fragmentasi data dan tantangan interoperabilitas sistem.
Metode penelitian mencakup studi literatur, analisis kebutuhan sistem, perancangan arsitektur microservices, implementasi simulasi berbasis Docker dan Kubernetes, serta pengujian performa dan efisiensi. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan model arsitektur konvensional dan arsitektur berbasis API Gateway menggunakan metrik seperti response time, success rate, penggunaan sumber daya, dan code reuse ratio.
Dari hasil simulasi, tingkat keberhasilan komunikasi meningkat dari 88% menjadi 97%, walaupun disertai penambahan rata-rata response time sebesar ±30 ms akibat proses autentikasi dan routing terpusat. Selain itu, terjadi peningkatan efisiensi pengembangan dengan reduksi fungsi redundan hingga 40% dan pengelolaan sumber daya yang lebih optimal melalui fitur auto-scaling Kubernetes.
Kesimpulannya, arsitektur integrasi sistem berbasis microservices dan API Gateway menawarkan solusi yang modular, efisien, dan scalable untuk mendukung pengembangan sistem smart city yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Infosecure

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








