EFEKTIVITAS SANKSI PIDANA DAN KENDALA PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA PENYEROBOTAN TANAH BERDASARKAN PASAL 385 KUHP DAN UNDANG-UNDANG (PERPU) NOMOR 51 TAHUN 1960 TENTANG LARANGAN PEMAKAIAN TANAH TANPA IZIN YANG BERHAK ATAU KUASANYA

Authors

  • Fransisko Rohanda Rebong Universitas Langlangbuana Author

Keywords:

Efektivitas Penegakan Hukum Pidana Penyerobotan Tanah

Abstract

Kasus penyerobotan tanah atau lahan adalah bentuk permasalahan klasik yang bersifat kompleks dan multi-dimensi yang dapat berkembang menjadi konflik latent yang kronis yang berdampak luas secara sosio-politis bilamana penanganannya tidak tuntas sehingga usaha pencegahan, penanganan, dan penyelesaiannya harus memperhitungkan berbagai aspek, baik hukum maupun non-hukum dan oleh karenanya diperlukan suatu mekanisme penegakan hukum yang efektif dengan menggunakan instrumen yang ada, namun tetap mengedepankan upaya mediasi persuasif melalui diskresi sebagai itikad dari prinsip win-win solution yang didengungkan oleh pemerintah Adapun permasalahan Bagaimanakah efektivitas sanksi pidana penyerobotan tanah berdasarkan Pasal 385 KUHP dan Undang-Undang (Perpu) Nomor 51 Tahun 1960 tentang Larangan Pemakaian Tanah Tanpa Izin yang Berhak Atau Kuasanya.? Bagaimana kendala yang dihadapi penegak hukum dalam penanganan perkara  tindak pidana penyerobotan tanah ?

Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis normatif, kemudian spesifikasi penelitiannya adalah metode deskriptif analitis, yaitu meneliti, menjabarkan dan memberikan gambaran yang terperinci, serta menganalisis penyerobotan tanah. Selanjutnya dalam rangka menganalisis data, penulis menggunakan metode analisis normatif kualitatif.

Akhir dari penelitian ini dapat disimpulkan Efektivitas sanksi pidana penyerobotan tanah atau lahan berdasarkan Pasal 385 KUHP dan Pasal 2 dan Pasal 6 Undang-Undang Nomor 51 Tahun 1960 Tentang Larangan Pemakaian Tanah Tanpa Izin Yang Berhak Atau Kuasanya, tidak dapat memberikan efek jera terhadap pelaku dikarenakan tindak pidananya termasuk dalam kategori tindak pidana ringan, padahal kalau kita perhatikan bahwa dampak dari penyerobotan tanah atau lahan tentunya sangat merugikan korban. Dikarenakan penyerobotan tanah bersipat tindak pidana ringan maka tidak mengherankan sampai saat ini banyak terjadi kasus penyerobotan tanah atau lahan karena sanksi yang diberikan terhadap pelaku sangat ringan hukumannya. Kendala yang dihadapi penegak hukum dalam menerapkan sanksi pidana penyerobotan tanah dikarenakan adanya dua peraturan perundang-undangan yang berbeda dalam hal sanksi pidananya menurut Pasal 385 KUHP hukuman maksimum 4 tahun penjara sementara Pasal 2 dan Pasal 6 Undang-Undang Nomor 51 Tahun 1960 Tentang Larangan Pemakaian Tanah Tanpa Izin Yang Berhak Atau Kuasanya maksimum kurungan 1 tahun, didalam perkara pidana ketika ada pengaturan yang sama maka yang digunakan pasal yang menguntungkan terdakwa. Karena bersifat tindak pidana ringan maka penegakkan hukumnya berbeda penanganannya dibandingkan tindak pidana biasa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achmad Ali, Keterpurukan Hukum Di indonesia, PT. Ghalia Indonesia: Jakarta, 2002

Achmad Sodiki, Politik Hukum Agraria (Jakarta: Konstitusi Pers), 2013

Adrian Sutedi, Implementasi Prinsip Kepentingan Umum dalam Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan, Sinar Grafika, Jakarta, 2007

Bachtiar Effendie, Kumpulan Tulisan Tentang Hukum Tanah, Alumni, Bandung, 1993 Bernhard Limbong, Politik Pertanahan Margaretha Pustaka, Jakarta:2014.

Darwin Ginting, Hukum Kepemilikan Hak Atas Tanah Bidang Agribisnis (Bogor: Ghalia), 2010

David Kairupan,. Aspek Hukum Penanaman Modal Asing di Indonesia (Jakarta: Kencana Prenada), 2013

Eddy Ruchiyat, Politik Pertanahan Sebelum dan Sesudah Berlakunya UUPA, Alumni, Bandung, 1994

FX. Sumarja, Problematika Kepemilikan Tanah Bagi Orang Asing, Indepth Publishing, Bandar Lampung 2012.

Hambali Thalib,. Sanksi Pemidanaan dalam Konflik Pertanahan: Kebijakan Alternatif Penyelesaian Konflik Pertanahan di Luar Kodifikasi Hukum Pidana (Jakarta: Kencana Prenada), 2012

Husein Alting, Dinamika Hukum Dalam Pengakuan dan Perlindungan Hak Masyarakat

Hukum Adat Tanah (Masa Lalu, Kini dan Masa Mendatang), Lembaga

Penerbitan Universitas Khairun, Ternate, 2010

J. E. Sahetapy Runtuhnya, Etika Hukum, Kompas, Jakarta, 2009

Kurniati, Yeti, Siti Anah Kunyati, and Wiwit Juliana Sari. "Fasilitasi Administrasi Akte Kelahiran Keluarga Pemulung di Kelurahan Kebon Pisang Kota Bandung." Jurnal Pengabdian Tri Bhakti 3.1 (2021): 41-46.

Kurniati, Yeti. "Implications of the Job Creation Law for the Protection of Labor Rights in Indonesia." Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum 20.1 (2021).

Kurniati, Yeti, and Deden Hadi Kushendar. "Controverion Of Covid 19 Vaccination from Legal Aspects." Indonesian Journal of Social Research (IJSR) 3.2 (2021): 92-104.

Kurniati, Yeti. "LEGAL PROTECTION FOR CONSUMERS AGAINST TRADE THAT DOES NOT FOLLOW HALAL PRODUCTION." INFOKUM 10.5 (2022): 1477-1484.

Lawrence Meir Fridman American Law An Introduction PT. Tata Nusa: Jakarta, 2000

Maria S.W. Sumardjono, Tanah dalam Perspektif Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya Kompas, Jakarta: 2009.

Marihot Pahala Siahaan, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Teori dan Praktek, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2003

Muladi, Sistem Peradilan Pidana Indonesia, Citrabaru, Jakarta 1994

Munir Fuady,. Perbuatan Melawan Hukum (Bandung: Citra Aditya Bakti), 2010

Purnomo, Hadi, and M. Andre Yosua. "Progressive Police: Contextual Crime Handling Through Restorative Justice." Scholars International Journal of Law, Crime and Justice 3.03 (2020): 58-67.

Purnomo, Hadi. "Legal Accountability of Police Members Affected by Criminal Cases." Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum 20.2 (2021).

Purnomo, Hadi. "Dissecting The Case Of Karen Agustiawan (Former President Director Of Pt. Pertamina) Through Analysis Of The Teaching Of Causality." Jurnal Sosial Sains dan Komunikasi 1.01 (2022): 54-63.

Purnomo, Hadi. "Providing Legal Assistance For Defendants In Examination Of Criminal Cases In State Courts." Dalihan Na Tolu: Jurnal Hukum, Politik dan Komunikasi Indonesia 1.02 (2023): 40-47.

Rahmawati, Annisa, and Eni Dasuki Suhardini. "Pengalihan Kepemilikan Saham Secara Melawan Hukum dalam Transaksi Repurchase Agreement (REPO)." Wacana Paramarta: Jurnal Ilmu Hukum 18.1 (2019): 15-28.

Romli Atmasasimita Sistem Peradilan Pidana Indonesia Putra bardin: Jakarta, 1996

Sihombing, Lasmin Alfies. "Law Enforcement of Corporate Crime in Forest Fire in Indonesia." INFOKUM 10.5 (2022): 1472-1476.

Sihombing, L. Alfies, Yeni Nuraeni, and Wiwin Triyunarti. "Pertanggungjawaban Profesi Perawat Terhadap Keterlambatan Penanganan Pasien." Jurnal Hukum Mimbar Justitia 8.2 (2022): 356-371.

Sihombing, Alfies, Yeni Nuraeni, and Agus Satory. "PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA RUMAH TANGGA PEREMPUAN KORBAN TINDAK PIDANA KEKERASAN DI INDONESIA." PALAR (Pakuan Law review) 8.3 (2022): 779-787.

Sihombing, Alfies, and Yeni Nuraeni. "Korban perkosaan ditinjau dari viktimologi dalam tindak pidana kejahatan perkosaan." Pakuan Justice Journal of Law (PAJOUL) 3.2 (2022): 11-21.

Suhardini, Eni Dasuki. "Produk Impor Yang Tidak Memiliki Label Halal Berdasarkan Undang-Undang No. 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal." Wacana Paramarta: Jurnal Ilmu Hukum 17.1 (2018): 47-58.

Suhardini, Eni Dasuki. "Pelaksanaan Perkawinan Di Bawah Umur Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Tahun 2018 di Kecamatan Lengkong." Wacana Paramarta: Jurnal Ilmu Hukum 18.2 (2019): 139-152.

Suhardini, Eni Dasuki. "Perlindungan Hukum Terhadap Investor Dalam Transaksi Repurchase Agreement (Repo) Saham Di Pasar Modal." Wacana Paramarta: Jurnal Ilmu Hukum 20.3 (2021): 12-18.

Sulaeman, Aep, and Riza Zulfikar. "Aspek Legal Kemudahan Berinvestasi dalam Pra Feasibility Study Project The Dehegila Resort di Kabupaten Pulau Morotai." Wacana Paramarta: Jurnal Ilmu Hukum 21.4 (2022): 20-32.

Zulfikar, Riza. "Hari Agraria 24 September Merupakan Reformasi Hak Atas Tanah Juga Reformasi Hak Perempuan." Wacana Paramarta: Jurnal Ilmu Hukum 16.2 (2017): 133-138.

Zulfikar, Riza. "Kedudukan Anak Perempuan Yang Menerima Hibah Dalam Sistem Kekeluargaan Patrilineal." Wacana Paramarta: Jurnal Ilmu Hukum 20.5 (2021): 28-32.

Zulfikar, Riza. "THE ROLE OF NOTARY IN BANKING CREDIT AGREEMENTS IN CASE OF DEBTORS WANPRESTASI." Jurnal Scientia 11.02 (2022): 889-896.

Published

01-07-2022

How to Cite

Rohanda Rebong, F. (2022). EFEKTIVITAS SANKSI PIDANA DAN KENDALA PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA PENYEROBOTAN TANAH BERDASARKAN PASAL 385 KUHP DAN UNDANG-UNDANG (PERPU) NOMOR 51 TAHUN 1960 TENTANG LARANGAN PEMAKAIAN TANAH TANPA IZIN YANG BERHAK ATAU KUASANYA. Iustitia Omnibus: Jurnal Ilmu Hukum, 3(2), 54-69. https://jurnal-pasca.unla.ac.id/iustitiaomnibus/article/view/61