PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP DOKTER YANG MELAKUKAN TINDAKAN MEDIS DARURAT KEPADA PASIEN YANG TIDAK KOMPETEN SECARA HUKUM
Keywords:
Perlindungan Hukum, Dokter, Tindakan Medis DaruratAbstract
Undang-Undang Praktik Kedokteran menyatakan bahwa setiap tindakan kedokteran haruslah mendapat persetujuan pasien atau keluarganya. Permasalahan timbul ketika dokter dihadapkan pada kondisi dimana pasien datang dalam kondisi tidak sadar, mengancam nyawa, atau seorang pasien yang tidak kompeten secara hukum yang tidak didampingi oleh keluarganya. Dalam keadaan darurat, tindakan harus segera dilakukan walau tanpa adanya persetujuan tindakan medis atau informed consent, namun keluarga pasien sering mengajukan tuntutan hukum, atas dasar dokter itu melakukan tindakan medis tanpa adanya informed consent. Kurangnya perlindungan hukum tentunya membawa permasalahan bagi dokter untuk dapat segera bertindak. Analisis deskriptif tersebut diangkat dalam penelitian ini dengan metode pendekatan yuridis normatif. Hasil menyimpulkan bahwa Informed consent merupakan hal yang mutlak ada dalam perjanjian terapeutik dokter pasien, namun dalam gawat darurat, tidaklah diperlukan adanya informed consent, sesuai dengan Pasal 51 UU Praktik Kedokteran, Pasal 32 UU Kesehatan, dan Pasal 4 Permenkes No. 290/Menkes/Per/III/2008 Tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran. Maka, tidak didapatkan adanya pelanggaran hukum oleh dokter yang melakukan tindakan medis darurat dan memperoleh perlindungan hukum selama dia bekerja sesuai standar operasional prosedur yang berlaku. Akan tetapi masih kurangnya bentuk konkret perlindungan hukum dan tidak adanya pasal yang mengatur tentang ancaman pidana pada UU Praktik Kedokteran, menyebabkan hingga saat ini masih digunakan pasal dalam KUHPidana untuk menjerat tenaga medis.
Downloads
References
Achmad Busro, Dewi Hendrawati, Reza A. H.. "TANGGUNG JAWAB DOKTER TERKAIT PERSETUJUAN TINDAKAN MEDIS (INFORMED CONSENT) PADA KORBAN KECELAKAAN DALAM KONDISI TIDAK SADAR (STUDI PERMENKES NOMOR 290/Men.Kes./Per/III/2008 TENTANG PERSETUJUAN TINDAKAN KEDOKTERAN)." Diponegoro Law Journal 5, no. 3 (2016): 1-15. Doi: https://doi.org/10.14710/dlj.2016.12127
Buamona, Hasrul. "Pancasila sebagai nilai dasar profesi dokter." Jurnal Hukum Novelty 8, no. 1 (2017): 121-136. https://core.ac.uk/download/pdf/295349131.pdf
Budiman, Triyadi Rizki, and Hadi Purnomo. "Restorative Justice in the Indonesian Criminal Justice System." International Journal of Asia Pasific Collaboration 1.4 (2023): 1-5.
Christian, N. P. M. Kewenangan Pemberian Persetujuan Tindakan Medis (Informed Consent) Terhadap Pasien Yang Tidak Cakap Secara Hukum (Suatu Perbandingan Common Law System Dan Civil Law System). (Disertasi, Unpas, 2017),
Durahman, Dani, et al. "The problems of political parties and elections draw the character of pancasila legislative members." International Conference On Law, Economics, and Health (ICLEH 2022). Atlantis Press, 2023.
Durahman, Dani, Eni Dasuki Suhardini, and Dini Ramdania. Etika Profesi dan Tanggung Jawab Hukum. PT. RajaGrafindo Persada, 2023.
Faisal, Ryan, Yeti Kurniati, and R. A. S. Hernawati. "Application of the Police Code of Ethics in the Ferdy Sambo Case." Formosa J. Soc. Sci 2.4 (2023): 667-674.
Kurniati, Yeti. "OBLIGATION TO PROVIDE FOOD SAFETY GUARANTEE BY BUSINESS PLAYERS TO CONSUMERS." Fox Justi: Jurnal Ilmu Hukum 14.01 (2023): 43-49.
Kurniati, Yeti. "Legal Protection For Illegal Indonesian Migrant Workers Victims Of Human Trafficking." Jurnal Info Sains: Informatika dan Sains 13.02 (2023): 41-51.
Kurniati, Yeti. "DISKURSUS KETENAGAKERJAAN DI INDONESIA ERA PENERAPAN OMNIBUS LAW CIPTA KERJA." Wacana Paramarta: Jurnal Ilmu Hukum 22.1 (2023): 1-6.
Mayasari, Dian Ety. "Tinjauan Yuridis Tentang Informed Consent Sebagai Hak Pasien Dan Kewajiban Dokter." Varia Justicia 13, no. 2 (2017): 93-102. Doi: https://doi.org/10.31603/variajusticia.v13i2.1883
Nuraeni, Yeni, and Lasmin Alfies Sihombing. "Perlindungan Hukum Bagi Peserta Jaminan Kesehatan Nasional Di Indonesia: Tanggung Jawab Rumah Sakit Dan Hak Pasien." Jurnal Darma Agung 32.1 (2024): 144-158.
Nuraeni, Yeni, L. Alfies Sihombing, and Wiwin Triyunarti. "Hubungan Hukum Antara Dokter Dan Pasien." Pemuliaan Hukum 3.1 (2020): 53-58.
Nuraeni, Yeni, and Wiwin Triyunarti. "Bangunan Gedung Rumah Sakit Di Kabupaten Cianjur Di Lihat Dari Undang-Undang No 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit Dan Undang-Undang No 28 Tahun 2002 Tentang Bangunangedung." Pakuan Justice Journal of Law (PAJOUL) 3.1 (2022): 15-23.
Hadjon, P.M. dan Djamiati, T.S. Argumentasi Hukum. Yogyakarta: Gajahmada Universiti Press, 2005.
Purnomo, Hadi, and Tansah Rahmatullah. "CRIME OF MONEY LAUNDERING: MODE, CHALLENGES AND LAW ENFORCEMENT." Jurnal Multidisiplin Sahombu 3.02 (2023): 248-258.
Purnomo, Hadi, and M. Andre Yosua. "Progressive Police: Contextual Crime Handling Through Restorative Justice." Scholars International Journal of Law, Crime and Justice 3.03 (2020): 58-67.
Purnomo, Hadi. "Criminal liability for the use of artificial intelligence in Indonesia." Jurnal Info Sains: Informatika dan Sains 13.03 (2023): 1109-1114.
Ras, Hernawati, Dani Durahman, and Eni Dasuki Suhardini. "Exploring the Religious and Moral Foundations of Indonesia's Legal Development." J. Legal Ethical & Regul. Isses 27 (2023): 1.
Sihombing, Lasmin Alfies. "JURIDICAL ANALYSIS OF JUDGE'S DECISIONS IN THE CRIME OF THREATENING AND FRIGHTENING ADDRESSED PERSONALLY." Jurnal Multidisiplin Sahombu 3.01 (2023): 153-158.
Sitohang, Octavian E. "Kajian Hukum Mengenai Persetujuan Tindakan Medis (Informed Consent) Dalam Pelayanan Kesehatan Ditinjau Dari Aspek Hukum Perjanjian." Lex Crimen 6, no. 9 (2017). https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/lexcrimen/article/view/18408
Suhardini, Eni Dasuki. "Perlindungan Hukum Terhadap Investor Dalam Transaksi Repurchase Agreement (Repo) Saham Di Pasar Modal." Wacana Paramarta: Jurnal Ilmu Hukum 20.3 (2021): 12-18.
Soekanto, S. dan Mamudji, S. Penelitian Hukum Normatif. Cetakan ke-17. Jakarta: Rajawali Pers, 2015.
Undang-Undang Kesehatan no. 290.Menkes/Per/III/2008 tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran
Wardani, Yulia Kusuma, and Muhammad Fakih. "Praktik Penerapan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 290 Tahun 2008 Tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran (Informed Consent) Pada Pelayanan Gawat Darurat Di Rumah Sakit." JHR (Jurnal Hukum Replik) 5, no. 2 (2018): 112-127. Doi: http://dx.doi.org/10.31000/jhr.v5i2.921
Wardhani, R.K. Tinjauan Yuridis Persetujuan Tindakan Medis (Informed consent) di RSUP DR. KARIADI. Disertasi, Universitas Diponegoro, 2009.
Zulfikar, Riza. "FORMS OF LEGAL SETTLEMENT OF AGRARIAN CONFLICT IN INDONESIA." Russian Law Journal 11.6 (2023): 138-145.
Zulfikar, Riza, Esty Oktavianty, and Hadi Purnomo. "REGISTRATION OF MONITORY RIGHTS IS BASED ON THE REGULATION OF THE MINISTER OF AGRARIAN AND SPATIAL PLANNING/CHAIRMAN OF THE NATIONAL LAND AGENCY OF THE REPUBLIC OF INDONESIA NUMBER 5 OF 2020 CONCERNING ELECTRONIC INTEGRATED MONITORY RIGHTS SERVICES." Jurnal Multidisiplin Sahombu 3.02 (2023): 217-225.
Zulfikar, Riza. "LAND ASSET DISPUTE SETTLEMENT SCHEME LINKED TO THE PRINCIPLE OF JUSTICE." Fox Justi: Jurnal Ilmu Hukum 14.01 (2023): 85-91.
Zulfikar, Riza, and Hadi Purnomo. "Claim For Compensation For Land In Court Ruling Number 53/Pdt. G/2019/Pn. Cjr Based On Principal Agrarian Law." Jurnal Sosial Sains dan Komunikasi 2.1 (2023): 74-82.
Zulfikar, Riza, Novi Prisela Putri, and Hadi Purnomo. "Settlement Of Defaults In Restructuring Efforts In Credit Agreements At Bank Pasar Rembang (Case Study Decision Number: 7/Pdt. G/2021/Pn. Rbg)." Jurnal Restorasi: Hukum dan Politik 1.02 (2023): 62-71.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Iustitia Omnibus: Jurnal Ilmu Hukum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.











